Seiring penambahan frekuensi 3G dan kesiapan era mobile broadband, hari ini Telkomsel meluncurkan proyek next generation flash (NGF).
Proyek NGF merupakan proyek peningkatan teknologi jaringan Telkomsel dari sebelumnya high speed downlink packet access (HSDPA) 7,2 Mbps ke teknologi high speed packet access+. Teknologi wireless broadband ini mampu menghadirkan kecepatan akses data hingga 21 Mbps.
Direktur Utama (Dirut) Telkomsel Sarwoto Atmosutarno menyatakan, peluncuran proyek ini merupakan bagian dari layanan mobile broadband yang lebih berkualitas. “Untuk itu, seiring dimulainya babakan baru era layanan mobile broadband yang ditandai penambahan frekuensi 3G. Kami berkomitmen menyiapkan seluruh jaringan dengan menghadirkan bandwith kapasitas jaringan yang mampu melayani hingga 16 juta pelanggan data hingga akhir tahun,” paparnya.
Tambahan frekuensi 3G ditandai dengan dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) tanggal 1 September 2009 No 268/KEP/M.KOMINFO/9/2009 tentang Penetapan Alokasi Tambahan Blok Pita Frekuensi Radio, Besaran Tarif, dan Skema Pembayaran Biaya Hak Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio bagi Penyelenggara Jaringan Bergerak Seluler IMT-2000 Pada Pita Frekuensi Radio 2.1 GHz.
Kini jumlah pengguna Telkomsel Flash meningkat 700% menjadi 1,4 juta dibanding jumlah di awal 2009 yang hanya 200.000. Diperkirakan pada 2010 jumlah pelanggan mobile seluler di Indonesia akan menembus angka 150 juta dan pengguna internet 50 juta. (fakhrur rozi)
Dikutip dari harian Seputar Indonesia versi cetak.

