Dalam budaya timur, umumnya masyarakat akan merasa jengah dengan orang senang membanggakan dirinya. Orang-orang seperti ini kerap dianggap sombong atau terlalu ambisius. Padahal dalam dunia kerja, membanggakan atau mempromosikan diri dalam batas yang wajar dan ucapan yang dikemukakan adalah benar, maka bisa membawanya dalam sebuah kesempatan besar.
”Mempromosikan diri adalah sebuah keharusan, bukan pilihan,” ujar Peggy Klaus, konsultan karier dari Fortune 500 sekaligus penulis buku Brag: The Fine Art of Tooting Your Own Horn Without Blowing It.
Menurut dia, saat ini sudah bukan saatnya lagi seseorang diam tanpa menjelaskan bahwa dirinya punya kemampuan yang bagus. “Diam hanya akan membuat Anda terlihat tidak kompeten,” katanya.
Meski begitu, ada strategi bagaimana seseorang harus mempromosikan dirinya tanpa terkesan membual atau menyombongkan diri. Berikut strateginya
1. Biasakan diri
Inti dari mempromosikan diri ialah Anda harus nyaman dengan diri Anda sendiri. Perlu diketahui bahwa mempromosikan diri bukan berarti Anda harus selalu bercerita tentang diri Anda. Selipkan cerita tentang kredibilitas Anda di sela-sela percakapan, tetapi dengan etika yang santun. Semakin sering Anda melakukannya, maka Anda akan semakin terbiasa.
2. Bawa bukti
Saat wawancara kerja atau bertemu dengan klien yang potensial, jangan lupa untuk membawa resume atau bukti kredibilitas Anda, mulai dari rekomendasi positif, tes IQ, tes potensi, sampai catatan pengalaman kerja.
3. Persiapan
Lakukan persiapan untuk mempromosikan diri Anda, entah saat Anda akan melakukan wawancara kerja, acara networking, atau pertemuan sebuah acara. Siapkan sebuah cara yang kreatif, pesan yang memorable, atau cerita tentang diri Anda yang menyentuh hati sekaligus menggambarkan kredibilitas Anda sebagai seorang profesional. Latihlah keterampilan ini agar Anda tidak gugup atau lupa dengan kisah yang akan Anda ceritakan.
4. Rekam dan analisa
Coba rekam kata-kata yang akan Anda ucapkan, entah saat Anda akan presentasi, bertemu orang di sebuah acara, atau saat wawancara kerja. Setelah itu putar ulang video tersebut dan lihatlah apakah kata-kata yang Anda ucapkan tersebut terdengar menarik, menyenangkan, atau membuat orang bosan. Jika jawaban terakhir yang lebih mengemuka, saatnya Anda mencari kata-kata promosi diri yang lain.
5. Penuh semangat
Kata-kata yang menarik tak akan berguna jika Anda tak mengucapkannya dengan penuh semangat dan rasa percaya diri. Antusiasme saat Anda bercerita tentang diri Anda tentunya akan membawa semangat dan aura positif kepada orang lain. (herita)


#1 by admin on 13/11/2009 - 02:18
pertamax