Dalam dunia bisnis, nama punya arti penting. Mengingat dan melafalkan nama dengan benar tak hanya menggambarkan sebuah etika yang apik, juga sebuah pelayanan dan awal dari bisnis yang baik.
Tahukah Anda bahwa setiap rekan bisnis, klien, atau pelanggan ingin dilihat sebagai seorang individu, dipandang penting, dan dihormati? Salah satu caranya bisa dilakukan dengan menyebut namanya saat Anda memanggil mereka.
Pasti Anda pernah mengalami saat Anda baru pertama kali bertemu seseorang, tapi dia hafal nama Anda dan memanggil nama Anda saat ia membutuhkannya. Tentu Anda akan merasa senang, dibandingkan dia hanya memanggil dengan sebutan ‘bapak’ atau ‘ibu’. Dengan menyebut nama, Anda sadar bahwa ia eksis atau ada, dan ini bisa menjadi awal yang baik bagi sebuah bisnis.
Memang, menghafal nama bukan perkara mudah. Apalagi jika saat pertama bertemu, ada banyak orang yang harus Anda hafal namanya satu persatu. Belum lagi jika orang tersebut adalah orang asing yang pelafalan namanya agak susah diucapkan.
Namun, selalu ada cara untuk menghafal nama. Craig Harrison, konsultan dan profesional speaker, memberi petunjuk beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengingat nama, seperti dikutip dari http://about.com.
1. Setelah berkenalan, ucapkan namanya dengan tegas. Dengan begitu, Anda bisa menaruh namanya dalam ingatan Anda.
2. Ucapkan namanya setelah pertemuan berakhir. Misalnya, “Terima kasih Pak Joko. Semoga kita bisa bertemu lagi.”
3. Cobalah langsung mengaitkan nama dengan jabatannya. Misalnya “Rina, Direktur Marketing OC Travel.” Ucapkan berkali-kali dalam hati Anda. Dengan menyebutnya berulang-ulang, akan membuatnya menjadi lebih mudah diingat.
4. Hati-hati dengan nama asing. Misalnya nama orang Eropa yang memakai huruf W diucapkan dengan lafal V’s, misalnya ‘Tony Bacezwski’ dilafalkan ‘Tony Ba-shev-ski’.
5. Untuk orang China, biasanya penyebutan nama dengan menyebutkan nama belakang terlebih dahulu, baru nama depan.
6. Cari penghubung atau pengingat yang bisa mengasosiasikan sifat dengan namanya. Misalnya Rahma yang ramah atau Tomo yang suka ngomong.
7. Jika namanya susah diucapkan, coba kaitkan dengan sesuatu yang mudah diingat. Misalnya nama ‘Wierenga’ bisa Anda ingat dengan mengatakan namanya seperti ‘wearing A”.
8. Cobalah tulis sesuatu di belakang kartu nama mereka, tentang sifat atau apa pun yang bisa mengingatkan Anda tentang dia. Ingat, jangan menulisnya di depan kartu namanya untuk menghindari kesan tidak baik.
9. Jika sulit menyebutkan nama asing, coba minta orang tersebut untuk membantu Anda mengucapkannya dengan benar. Ia tentu akan senang dan menghargai usaha Anda.
10. Jika nama orang tersebut susah diucapkan, jangan pernah mengatakan di hadapannya, “Nama Anda susah sekali untuk diucapkan”. Selain tidak sopan, juga menandakan bahwa Anda malas untuk belajar. Ingatlah bahwa ini bukan tentang Anda melainkan tentang menghormati identitas orang yang ada di hadapan Anda.
11. Coba tanya atau pelajari nama orang tersebut, utamanya jika namanya unik. Dengan begitu, akan semakin memudahkan Anda mengingat namanya.
Saran lainnya:
Beberapa ahli juga memberikan sarannya agar lebih mudah mengingat nama seseorang. Misalnya penulis Susan RoAmen memberi saran agar jika Anda mengalami kesulitan menyebut nama seseorang, ketahuilah jika orang lain juga mengalami kesulitan yang sama. Karena itulah jangan pernah bertanya, “Apakah Anda masih ingat nama saya?”
Sedangkan penulis RoAne justru cenderung tak memedulikan cara-cara mengenal orang. Ia menganjurkan bahwa jika tak mampu menghafal nama orang tersebut, maka jika bertemunya lagi, cukup tersenyum, sodorkan tangan Anda untuk bersalaman, dan perkenalkan diri Anda lagi. Kebanyakan orang akan meresponsnya dengan hal yang sama dengan Anda.
Lain lagi cara Past Toastmasters International President Dilip Abayasekara, Ph.D., DTM, yang menyarankan agar jangan marah atau frustrasi jika orang lain tidak bisa menyebut nama Anda. Lebih baik bantu orang tersebut untuk mencoba menghafal nama Anda, seperti misalnya ‘Dilip’ mirip dengan ‘Philip’ dan Abayasekara mirip dengan tiga kata dalam bahasa Spanyol atau Prancis yaitu Ah-Bay-Say.
Jika ada beberapa orang yang namanya mirip, Anda bisa menciptakan nama panggilan untuknya, dengan terlebih dahulu meminta izin kepadanya. (herita endriana)
Dikutip dari harian Seputar Indonesia versi cetak.

