Ovi Maps versi gratis pada saat ini dapat digunakan pada sepuluh jenis smartphone produksi Nokia. Menyediakan peta digital sekitar 180 negara, Ovi Maps pun tersedia dalam 46 bahasa berbeda.

Produsen smartphone terbesar dunia Nokia Corp merilis layanan baru navigasi satelit (satnav) Ovi Maps. Berbeda daripada Ovi Maps versi terdahulu yang merupakan layanan satnav berbayar, Ovi Maps terbaru adalah layanan satnav gratis.
Nokia mengungkapkan, Ovi Maps gratis pada saat ini baru mendukung sepuluh jenis smartphone Nokia. Yaitu Nokia X6, Nokia N97 Mini, Nokia E72, Nokia E55, Nokia E52, Nokia 6730 Classic, Nokia 6710 Navigator, Nokia 5800 Xpressmusic, Nokia 5800 Navigation Edition, dan Nokia 5230. Para pengguna smartphone tersebut dapat men-download Ovi Maps gratis dari situs www.nokia.com/maps.
Namun demikian, Nokia berjanji, smartphone-smartphone berfitur GPS (global positioning system) Nokia yang dirilis mulai Maret 2010 akan dilengkapi Ovi Maps baru langsung dari pabrik sehingga pengguna tidak perlu men-download sendiri.
Dalam pemaparan Nokia, Ovi Maps generasi terbaru ini lebih fungsional daripada Ovi Maps generasi sebelumnya karena Ovi Maps generasi terbaru dilengkapi fitur navigasi untuk pengendara kendaraan bermotor sekaligus untuk para pejalan kaki.
Pengendara dan pejalan kaki memang memerlukan panduan navigasi berbeda karena mereka tidak menempuh rute yang sama ketika melakukan perjalanan dari satu lokasi ke lokasi lain. Dengan berjalan kaki, seseorang bisa menembus rute yang tidak memungkinkan dilewati pengendara kendaraan bermotor.
Pada Ovi Maps terbaru, Nokia menyediakan peta digital untuk 180 negara. Pada sepuluh dari 180 peta digital itu, Nokia menyediakan pula dukungan informasi lalu lintas jalan raya. Peta-peta digital Ovi Maps tersebut tersedia juga dalam 46 bahasa.
Paling menarik, Ovi Maps menyediakan panduan arah berformat audio untuk peta digital 74 negara. Dengan panduan audio, pengendara kendaraan bermotor bisa tetap memfokuskan pandangan ke jalan raya, tidak harus melihat peta di layar smartphone, karena smartphone memberitahukan dengan suara kapan pengendara harus belok, lurus, atau pun berputar balik arah.
Berkat kelengkapan cakupan wilayah Ovi Maps, pengguna smartphone Nokia menjadi lebih mudah mengakses layanan satnav ketika berada di wilayah-wilayah yang data petanya belum masuk ke dalam smartphone.
Secara tradisional, layanan satnav dapat diakses dengan PND (personal navigation device). Dengan PND, pengguna harus memasukkan sendiri peta masing-masing negara untuk mengakses layanan satnav di negara yang dituju. Jika pengguna belum memiliki peta tersebut, maka dia pun harus membeli.
“Untuk apa membeli peta negara-negara berbeda yang bahkan mungkin hanya akan Anda kunjungi satu atau dua kali selama beberapa hari saja? Kami menawarkan navigasi sekaligus peta gratis dengan fungsionalitas yang diharapkan orang pada saat ini,” ujar Executive Vice President Nokia Corp Anssi Vanjoki.
Para analis menilai, kehadiran layanan satnav gratis dari Nokia akan memukul telak para produsen peta digital dan PND seperti Garmin Ltd serta TomTom BV. Sebab, Garmin dan TomTom mengandalkan pendapatan dari penjualan peta digital dan PND.
Akibat kehadiran layanan satnav gratis seperti Ovi Maps yang dapat diakses dengan smartphone GPS, daya saing PND pun melemah karena smartphone GPS menawarkan lebih banyak fungsi daripada PND.
Dengan smartphone GPS, seorang pengguna memang tidak perlu lagi membawa PND, atau bahkan kamera digital, dalam perjalanan karena smartphone GPS mampu menyuguhkan fungsi navigasi, komunikasi, akses informasi, hiburan, dan bahkan fotografi digital.
“Kehadiran layanan satnav pendukung smartphone GPS gratis yang menawarkan data peta berkualitas tinggi, seperti Ovi Maps, akan mengubah besar-besaran industri navigasi,” ujar Vice President Automotive & Vehicle ICT Gartner Inc Thilo Koslowski.
Firma riset Canalys Ltd mengungkapkan, pengguna smartphone GPS yang mengakses layanan satnav di dunia pada 2009 mencapai sekitar 27 juta orang. Dengan kehadiran Ovi Maps gratis, Canalys memperkirakan, jumlah pengguna layanan satnav melalui smartphone GPS di dunia pada 2010 akan meningkat hampir dua kali lipat menjadi sekitar 50 juta orang.
Canalys menambahkan, volume penjualan smartphone GPS di dunia pada 2009 mencapai sekitar 163 juta unit. Sekitar 51% dari seluruh smartphone GPS tersebut, alias sekitar 83 juta unit, merupakan smartphone GPS produksi Nokia.
Gartner menegaskan, Nokia pada saat ini memang masih memimpin penjualan smartphone global dengan pangsa pasar sekitar 40%. Namun demikian, dalam beberapa kuartal terakhir pangsa pasar Nokia terus menyusut karena digerogoti Research In Motion (RIM) Ltd yang menguasai pangsa pasar smartphone global sekitar 21% dan Apple Inc yang menguasai sekitar 17%.
Karena itu, para analis menilai, peluncuran Ovi Maps gratis ini merupakan upaya Nokia untuk mendongkrak penjualan smartphone-smartphone-nya. Firma riset iSuppli Corp memperkirakan, smartphone GPS memang menjadi pendorong utama pertumbuhan penjualan smartphone global hingga beberapa tahun mendatang.
Karena itu, langkah Nokia untuk menggratiskan Ovi Maps dinilai sebagai strategi tepat untuk mendongkrak penjualan smartphone Nokia. “Desain smartphone sudah sangat maju. Alhasil, pangsa pasar smartphone dalam industri satnav pun semakin meningkat,” tandas Global Location-Based Services (LBS) Analyst iSuppli Corp Danny Kim.
Penggratisan Ovi Maps oleh Nokia diperkirakan akan mengubah model bisnis industri satnav. Karena Nokia sudah menggratiskan Ovi Maps, konsumen pun diperkirakan tidak akan lagi bersedia membayar untuk layanan satnav, dari produsen lain.
Kepada Reuters, Research Vice President Gartner Inc Thilo Koslowski mengungkapkan, penggratisan Ovi Maps oleh Nokia berpotensi mendorong para pemain besar di industri smartphone, seperti RIM, Samsung Electronics Co Ltd, dan Microsoft Corp untuk menempuh langkah serupa.
“Saya perkirakan para pemain besar itu akan segera melakukan akuisisi agar bisa menawarkan layanan satnav gratis seperti Ovi Maps. Akibat penggratisan Ovi Maps, konsumen berpikir bahwa layanan satnav harus disajikan secara gratis,” tutur Koslowski.
Dipersembahkan oleh dealer-pulsa.net | dealer pulsa elektrik yang murah cepat dan stabil.
Sumber: Seputar Indonesia edisi cetak/ahmad fauzi
