Menjelang penyelenggaraan Consumer Electronics Show (CES) 2010 di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 7-10 Januari 2010, sejumlah produsen elektronik yang ikut dalam pameran sudah mengungkap sekilas produk-produk jagoan yang akan mereka tampilkan di CES 2010.Produk-produk tersebut antara lain:
Xona MK3
Dalam CES 2010, penyedia layanan download film digital Xona Media akan memperkenalkan teknologi download film instant bernama Xona MK3. Alat ini akan dipasang di kios-kios download Xona. MK3 istimewa karena memungkinkan pengguna mentransfer film berkualitas DVD dari kios Xona ke media penyimpan bergerak dalam waktu sangat cepat.
Xona menjelaskan, MK3 memiliki kecepatan transfer sangat tinggi karena dilengkapi konektivitas USB3.0, pengembangan dari USB2.0, yang umum digunakan gadget-gadget pada saat ini. Xona menegaskan, USB3.0 memiliki kecepatan transfer hingga 5 Gbps (gigabit per detik). Alhasil, sebuah file film beresolusi tinggi dapat ditransfer dari MK3 ke USB Flash Drive (UFD) dalam waktu kurang dari 10 detik, apabila UFD itu mendukung konektivitas USB3.0 pula.
“Download film berkualitas DVD melalui kios Xona yang memiliki teknologi MK3 dapat dilakukan hingga 1.000 kali lebih cepat dibandingkan ketika pelanggan men-download film yang sama tetapi menggunakan koneksi internet di rumah,” ujar Chief Operating Officer Xona Media Pete Popcke.
QUE proReader
Pada 2010, pemain di industri e-reader (alat pembaca buku digital) menjadi semakin banyak. Sebab, Plastic Logic Ltd berencana merilis e-reader bernama QUE proReader di CES 2010. Dalam industri, QUE proReader akan bertarung melawan Kindle dari Amazon.com Inc, Reader dari Sony Corp, dan Nook dari Barnes & Noble Inc.
Plastic Logic mengklaim, QUE proReader adalah e-reader istimewa karena tidak hanya mampu menjadi alat pembaca buku digital, melainkan bisa pula menampilkan dokumen-dokumen perkantoran seperti file PDF, Word, PowerPoint, dan Excel. Lebih dari itu, QUE proReader juga menjadi e-reader paling tipis karena ketebalannya hanya berkisar 7 mm. QUE proReader memiliki layar selebar kertas A4 dan berbobot hanya 453 gram.
“Kami bekerja sama secara strategis dengan para penyedia konten utama di dunia untuk menjadikan QUE proReader sebagai gadget utama para profesional,” tutur Vice President Business Development Plastic Logic Ltd Daren Benzi. Plastic Logic merupakan perusahaan milik University of Cambridge, Inggris.
Pocket Radar
Dalam CES 2010, Pocket Radar Inc memperkenalkan radar kecepatan pertama dan satu-satunya di dunia yang memiliki ukuran hanya selebar telapak tangan. Bernama Pocket Radar, sama seperti nama produsennya, radar kecepatan berdimensi mungil itu diperkirakan akan menggantikan radar gun yang biasa digunakan polisi lalu lintas di negara-negara maju untuk memantau kecepatan para pengendara kendaraan bermotor di jalan raya.
Pocket Radar mengungkapkan, radar gun akan ditinggalkan karena radar gun berdimensi terlalu besar. Pocket Radar menambahkan, radar kecepatan genggam Pocket Radar tidak hanya cocok digunakan polisi lalu lintas, tetapi juga konsumen biasa. Sebab dengan Pocket Radar, pengguna bisa mengetahui kecepatan bola dalam pertandingan sepak bola, tenis, baseball, dan sebagainya.
Untuk mengetahui kecepatan luncur suatu benda, pengguna Pocket Radar hanya perlu mengarahkan radar genggam tersebut kepada objek dan menekan sebuah tombol. Selanjutnya, kecepatan benda itu ditampilkan di layar. “Desain dan teknologi Pocket Radar membuka sebuah era baru dalam teknologi radar kecepatan. Pocket Radar cocok untuk para pelatih dan penggemar olah raga karena dimensinya sangat mungil tetapi memiliki akurasi tingkat tinggi,” tutur Chief Executive Officer Pocket Radar Inc Steve Goody.
BlueAnt Q1
Tidak lama lagi, para pengemudi kendaraan bermotor dapat bertelepon secara lebih nyaman dan aman ketika berkendara. Dalam CES 2010, BlueAnt Wireless memperkenalkan headset baru untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengemudi. Headset tersebut bernama BlueAnt Q1. Seperti sebagian besar headset kelas atas, Q1 berkomunikasi dengan ponsel menggunakan konektivitas nirkabel Bluetooth.
Namun demikian, Q1 berbeda daripada headset Bluetooth yang lain karena Q1 tidak perlu dioperasikan dengan tangan. Saat Q1 sudah bertengger di telinga, maka pengguna cukup menggunakan perintah suara untuk menelepon, menerima telepon, atau pun menolak telepon. Dengan begitu, tangan pengemudi tidak perlu lepas dari lingkar kemudi untuk mengoperasikan headset.
“Q1 akan menjadi headset paling canggih dan mudah digunakan yang ada di pasar. Sebab dengan perintah suara, pengguna Q1 bisa menikmati pengalaman bertelepon secara hands-free yang sesungguhnya karena pengguna sama sekali tidak perlu menggunakan tangan untuk mengoperasikan headset ini,” ungkap Executive Chairman BlueAnt Wireless Taisen Maddern.
Dipersembahkan oleh dealer-pulsa.net | dealer pulsa elektrik yang murah cepat dan stabil.
Sumber: Seputar Indonesia edisi cetak/ahmad fauzi
