Kalau Anda sering terlambat ke kantor, kehilangan kunci atau ponsel, terlalu sering menunda pekerjaan, atau selalu bekerja di saat deadline sudah menghadang, itu artinya Anda butuh pertolongan. Maksudnya, jika kebiasaan buruk ini terus terulang, maka akan membahayakan karier Anda di masa depan karena atasan mana yang mau menolerir kebiasaan tersebut?
Karena itulah, Anda harus mengorganisasikan hidup Anda agar lebih disiplin dan meraih kehidupan yang lebih baik. Berikut cara pengorganisasian diri yang bisa ditempuh.
1. Buat jadwal
Sebelum tidur, buatlah jadwal kegiatan yang harus dilakukan besok. Meski sulit, cobalah mematuhi jadwal yang sudah dibuat agar target yang ingin Anda capai dapat terlaksana. Jika kegiatan yang ada dalam jadwal sudah dilakukan, silang tandanya untuk melihat kemajuan sekaligus memotivasi Anda dalam beraktivitas di hari itu.
2. Prioritas
Tentukan tugas apa yang harus dilaksanakan terlebih dahulu. Menyelesaikan secepatnya tugas yang menjadi prioritas akan mengurangi stres dan kelelahan Anda. Jadi ingatlah, jangan berleha-leha jika seharusnya Anda bekerja.
3. Tempatkan barang-barang di tempat yang sudah ditentukan
Tentukan tempat khusus untuk menaruh barang-barang Anda. Misalnya ponsel harus ditaruh di saku kanan Anda atau kunci digantung di dekat pintu masuk. Selain itu, simpan file-file penting dan pisahkan berdasarkan kategorinya agar Anda tak sulit mencari saat membutuhkannya.
4. Buang yang tidak diperlukan
Secara berkala, bisa setiap bulan atau enam bulan sekali, bersihkan kamar dan meja kerja Anda. Buang yang tak perlu dan satukan dokumen penting sesuai kategorinya. Selain memudahkan pencarian dokumen juga untuk membuat meja kerja atau kamar Anda tidak penuh oleh barang dan debu kotor karena banyaknya barang yang tersimpan dengan tidak teratur.
5. Buat pengingat
Agar Anda tak lupa, buat pengingat semacam note atau alarm di ponsel Anda. Bisa juga memasang pengingat di kulkas, lemari pakaian, atau cermin di kamar Anda.
6. Konsisten
Butuh waktu setidaknya 21 hari untuk membuat suatu tindakan sebagai sebuah kebiasaan. Karena itu, tetaplah menjalankan kebiasaan atau perilaku di atas setiap harinya. Boleh saja Anda lupa sehari, tapi setelah itu kembali ke jalur yang seharusnya. Diambil dari harian Seputar Indonesia (herita/ehow). dealer-pulsa.net | Master Dealer Pulsa Elektrik
Tips Hidup Terorganisir
Comments are closed.

